Rabu, 23 Desember 2009

Sajak PALSU
posted 2 weeks ago

via febryfawzi:

Selamat pagi Pak, selamat pagi Bu, ucap anak sekolah dengan sapaan PALSU.
Lalu mereka pun belajar sejarah PALSU dari buku-buku PALSU.
Di akhir sekolah mereka terperangah melihat hamparan nilai mereka yang PALSU.
Karena tak cukup nilai, maka berdatanganlah mereka ke rumah-rumah bapak dan ibu guru untuk menyerahkan amplop berisi perhatian dan rasa hormat PALSU.
Sambil tersipu PALSU dan membuat tolakan-tolakan PALSU, akhirnya pak guru dan bu guru terima juga amplop itu sambil berjanji PALSU untuk mengubah nilai-nilai PALSU dengan
nilai-nilai PALSU yang baru.
Masa sekolah demi masa sekolah berlalu, mereka pun lahir sebagai ekonom-ekonom PALSU, ahli hukum PALSU, ahli pertanian PALSU, insinyur PALSU.
Sebagian menjadi guru, ilmuwan atau seniman PALSU.
Dengan gairah tinggi mereka menghambur ke tengah pembangunan PALSU dengan ekonomi PALSU sebagai panglima PALSU.
Mereka saksikan ramainya perniagaan PALSU dengan ekspor dan impor PALSU yang mengirim dan mendatangkan berbagai barang kelontong kualitas PALSU.
Dan bank-bank PALSU dengan giat menawarkan bonus dan hadiah-hadiah PALSU tapi diam-diam meminjam juga pinjaman dengan ijin dan surat PALSU kepada bank negeri yang dijaga pejabat-pejabat PALSU.
Masyarakat pun berniaga dengan uang PALSU yang dijamin devisa PALSU.

Maka uang-uang asing menggertak dengan kurs PALSU sehingga semua blingsatan dan terperosok krisis yang meruntuhkan pemerintahan PALSU ke dalam nasib buruk PALSU.

Lalu orang-orang PALSU meneriakkan kegembiraan PALSU dan mendebatkan gagasan-gagasan PALSU di tengah seminar dan dialog-dialog PALSU menyambut tibanya demokrasi PALSU yang berkibar-kibar begitu nyaring dan PALSU.

(Agus R. Sarjono, 1998)

“…Hanya pada-Mu Tuhan, tempatku berteduh dari semua ke-PALSU-an dunia.” (Chrisye, Damai Bersama-Mu)

nyuri dari nugie

hidup...???

Hidup

Kita menangis
Kita berbaring
Kita tengkurap
Kita merangkak
Kita berjalan
Kita berlari
Kita bersuka cita
Kita berduka cita
Kita berdua
Kemudian bertiga dan seterusnya
Dan berdua
Kemudian berkaki tiga
Dan sudah----.


Negriku…

Mungkin,,,
Mending jadi sandal kali yah???
Yang kecil dicekik
Yang besar diinjak
Sama-sama sakit

Tidak mau jadi gitar
Atau tangga
Badanya dipeluk-peluk
Selalu dicekik lehernya
Dan diinjak-injak

Negriku,,,,
Yang orang tingginya atau orang besarnya,,
Matanya cumin sebelah
Sebelah uang,,,
Sebelah ruang,,,

Yang kecilnya cukup mungil
Untuk selalu tercukil
Dari kehidupan yang hanya wajar,
Bahkan lupa yang seperti apa dan bagaiman yang wajar.

hati

Syeitan

Jika ditanya,,
“Siapa pembuat syair terindah?”
Maka jawablah “syeitan” dalam sholat, ia raj apujangga

Jika ditanya,,
“Siapa yang tajam ingatanya?”
Syeitan pula

Jika ditanya,,
“siapa yang pandai berkhayal?”
Syeitan, Lagi

Jika ditanya,,
“siapa yang paling dekat dengan kita?”
Syeitan,dan jangan Lagi!!!

Jika ditanya,,
“siapa yang paling sering dengan kita?”
Siapa???

Jika ditanya,,
“siapa musuh kamu dan kita dan nyata?”
Maka syeitanlah faktanya.


MeMEndaM RaNjau

Ketika kulihat kau semakin kuat dibalik bentengmu,
Hatiku naik pitam, merah berkobar

Aku pikirkan tentang strategi.
Ranjau,,,
Kata pertama kudapat untuk lumpuhkanmu

Kutimbun ranjau-ranjau,,
Berharap kau kan injakan
Salah satu saja, atau semua lebih kusuka

Cerdik, picik, atau sadis?
Kau mamp hindari ranjauku,
Aku gelisah, gundah, hatiku marah,,
Dan mendesah nafasku.
Bukan kau yang salah, meninggalkanku dalam kalah,

Aku rindu, rindu yang tak berpalang,
Dan terjadi,,,
Ranjau-ranjauku meledak dalam hatiku
Dan matikan rasaku padamu.


Cintamu
Jiwaku berjalan dengan baying,
Menyamun cintamu
Menenggelamkanya dalam hatiku
Mengupayakanya tak timbul lagi

Kau peluk jiwa ini
Kemudian ciumi nafasku, hanngat
Kau bersandar dalam remangku, mencari damai
Dengan bersama tutup mata
Atau hadapkanya pada langit malam,,,
Lagi-lagi aku mau ini terjadi lagi

Sebentar kuanggap ini menyiksa
Saat rinduku
Tak kau obati,
Sungguh kunikmati sakit ini
Karena sudah kutahu
Akan ada bersama lagi
Yang lebih indah…
Love you so much…
my husband…???




Jadi istri

Bagaimana aku nanti saat menjadi istri,
Bilaku tak piawai membuat api
Dari pemantik ini,,,
Sedang aku harus membuatnya setiap hari.

Bagaimana sepak terjangku nanti
Saatku adalah istri tapi tak bisa mengaji,
Sedang aku harus menngajari anak-anaku nanti.

Bagaimana aku jadi istri
Jika aku tak bisa berbagi,
Sedang nanti,,,,semua harus kubagi
Bersama anak-anak dan suami,

Bagaimana aku jadi istri
Bila aku tak sadar emosi, sedang aku
Harus menanganu dengan hati
Keluh anak-anak dan suami,

Bagaiman aku jadi istri jikaku tak punya jatidiri,
Sedang aku harus teliti dan sabar hati
Menunjukan jalan pada suami dan buah hati,

Bagaimana aku jadi istri
Bila aku kurang bisa syukuri nikmat-nikmat ilahi, sedang aku harus menaa hidup kami
Dengan banyak nikmat-Nya yang yang teerlupa disyukuri,

Bagaimana ku jadi istri
Jika aku tak mampu berpijak sendiri, sedang aku,,,berharap diteladani buah hati dan suami, nanti,

Bagaimana kujadi istri,
Jika aku tak kuasai ilmu mengukir senyum hati dan mengulumnya dengan bibir ini, sedang aku harus menjadi pelipur hati
Bagi buah hati dan suami tercinta, sampai nanti
Samapi terhenti oleh mati.
Mereka
Bijakmu indah,,,
Selalu ada hati dalam katamu,
Selalu ada moral dan pesan terselipkan

Jarang kau lontarkan
Tapi selalu,,,,berkesan
Aku rindu
Semakin jauh berjarak,
Semakin terasa,,,

Ah,,,,kapan ku bisa bersua???
Denganmu abangnda-abangnda
Dan ayunda

Ah,,, ya Tuhan,,,,
Ayahnda dan Ibunda,
Apa kabar mereka?
Adindaku??
Semoga engkau semua selalu,,,,
Dan padaku,,,
Aamiin.



Semangat pagi


Meretas jejaku dalam kabut,
Sorak sorai pancuran pagi siratkan niat terbaharui di tiap lapisan sendi

Angin, atau udara lembap sejuk pagi
Mengelus wajahku iba
Bisiskan saying yang hanya baying
Manjakanku dalam bimbang

Subuh menjelang,
Kurasakan bau inang
Kemarin telah kering, dan basah terembum pagi llengang

Panas yang beranjak ke ubun-ubun
Muntahkan peluh yang berupa,
Kesiaan atau kemenangan

Semangat pagi menyentuh hati,
Siang hari, manusiawi
Terlupa lagi
Sampai nanti pagi lagi
Tau-lah nanti,,,
Malang 17 des 2009


Ngawurrr

Hehehehe,,,
Gak terasa, aku sekarang lebih pede
Terimakasih Tuhan
Engkau berikan padaku sebuah perahu yang tak terbalik
Malah kemasukan air dan telah berhasil terkuras airnya,,,
Perahu dekong,,,
Yang kata mereka namanya “pesek”
Lucu banget namanya,,,,

Tak sadar,,,,kata mereka aku menyenangkan,,
Kau buat aku berbinarr Tuhan
Tapi,,,
Akhir-akhir ini kenapa aku kesepian???
Oh,,,ternyata
Kata mereka di-cut-
Mau ngomong menyenangkan bila tak terlihat,,,
Tapi katanya takut aku tersinggung
Dan bikin dosa,,,,
Syukur deh mereka masih tahu berasa,


Diam

Aku takut menggores luka
Dengan kata,
Menyayat jiwa dengan tak sengaja

Mungkin kau lihat dan kira
Aku sok bisa
Berkata banyak menannggapi mereka
Aku rasa,,,
Kau akan benci padaku,ya?
Karena bagimu aku sok kuasa,,,
Atau asal bicara.

Aku memang te;lah berlakon menjadi karang
Yang bertahan dalam hempasan
Aku juga bertahan,,,
Diantara air mata yang kuseka diam-diam
Bahkan aku bertahan dengan senyum
Yang kupaksa mengulum.

Tapi apa aku bila tak begitu?
Tak sempurna bila ku tak begitu!!!
Tak belajar menyesal jika begitu
Tak menyesal dengan begitu
kU harap

distinctions

Pelangi, tentang perbedaan


Setitik merah
Dan setitik biru,
Jika bersatu, maka ia akan menjadi baru
Ungu.

Jika kuning
Dan biru bersatu
Maka muncul hijau nan memukau

Jika putih
Dan hitam bersatu
Maka bersinergi membentuk damai

Jika merah,
Jika biru,
Jka kuning,
Jika jingga,
Jika ungu,
Jika semua bersatu,
Pelangi itu

Sukar hadir,
Perbedaan yang memesona
Pesona perbedaan.

Minggu, 13 Desember 2009

dari gunung ke gunung...

ehm...
mega pagi mulai membiru, mengartikan matahari siap tuk merekah lebih indah. pagi itu senin pukul 07.05, sambil lari-lari karena terburu-buru sambil gag berhenti pula ni mulut bercaci maki ria, abisnya tiada hari tanpa telat (mau tolong ngobatin??).
sambil berat bawa packingan carrier gue, sambil diliatin orang-orang dijalan pula, dag gitu gedenya carrier bikin badan gue tenggelam gag keliat ma carrier(abis badan gue ama carriernya gedean carriernya).

nyampe disamping masjid, gue liad anak-anak udah lagi warming up bareng bos-bos(enak aja minta dipanggil bos, padahal gue gak pernah minta kerja ato kerja bareng mereka), yah gue telat lama akirnye dapet 3 set dah (busyet capek mampuz dihukum 15 push-up,15 sit-up, ma 15 skotrap) yang ada nih badan tambah lemes, udah malem-malem begadang ngerjain tugas dari mereka, eh paginya lum sarapan dikasih set(setan, tapi jadi sehat, terima kasih mbak-mbak dan mas-mas DIMPA). udah daper 3 set, gag puas dan gag tanggung-tanggung gue langsung disuruh lari muterin dome kampus gag nanggung delapan putaran tanpa berhenti (puuih,,,peluhku bercucuran, perutku menari-nari).
udah gitu, langsung disuruh ikut barisan buat lanjutin pemanasan plus baris wat di gledah carriernya. wah dapet hukum lagi gara-gara da temen yang bawa barang yang gag boleh dibawa.
masuk ruang, duduk dibarisan kedua paling pinggir pinggir, subhanalloh,,,kog gue baru liat yah ada cowok keweren disebrang tempat duduk gue(di kursi depan paling pinggir maksudnya), tak bosan dan tak jemu gue ngeliatin tuh cowok. hari senin masih ternasuk jadwal diklatsar pralapang sebelum diklatsar lapang. hari senin adalah praktek rapling alias turun tebing dengan bergelantungan, rapling prusiking alias manjat plus turun pake tali karmentel, ma latian praktek prusiking alias manjat pake tali carmentel plus tali-tali lainya yang ribed bener....

sumpah, dia gag termasuk ganteng amat,gag cool banget,gag pinter amat, gag diem amat, gag rame banget, tapi yang jelas biar gue liat wajahnya tiap menit tiap detik tetep aja gag bikin bosen. sayang kayaknya dia gag tau dan gag pernah tau,tapi gue harap dia bakal tau dan mau tau(amin,,)
setiap gue duduk, ato berdiri, ato praktek manjatpun tak mau lepas pandangan mataku wat nyapu wajahnya (emang halaman disapu??) yang damai kalo gue pantengin. gag tau kenapa, beneran cuma asik aja ngliatnya.tapi ya kog dia gag sadar-sadar kalo lagi gue liatin.

(udahan ngomongin tuh cowok, gampang nanti dilanjutin).
masuk keruang ternyata cuman buat naro carrier, dan kita langsung digiring kewall buat praktek itu tadi(rapling, prusiking, and rapling prusiking). wah,,,serunya,,,and wah,,,ribednya, mau praktek aja musti laporan mau praktek and mau pinjem alat, kalo salah satu aja sebutin nama alat, kena set dah.
praktek ternyata sampe sore, temen-temen yang udah pada praktek pada duduk-duduk sambil ngeteh disamping air mancur depan dome.(wah,,senengnya bisa deket-deket dia). ada salah satu temen yang tumbang sebelum berperang(maksudnya dia sakit,dan otomatis kagag bisa nglanjutin diklatsar lapang besok) sayang banget, padahal diklat lapang ntu yang paling penting(kata sibos). semua peserta udah selesei praktek, kita digiring lagi buat balik keruang, kita dikasih waktu ampe isya buat istirahat sholat plus maem malam. waduh,,,kompor

Kamis, 03 Desember 2009

Dunia k0s0ng

Huft...
Manusia semakin banyak saja,bumi yang semakin sesak ini,semakin renta pula.Ada banyak cerita bahagia,suka cita,derita,nestapa dan lainya.

Sering kita berbicara tentang kehidupan dan arti kehidupan,lalu apa yang kita dapatkan dari pembicaraan ini?Tentu saja kita dapat pandangan baru dan berpikiran baru pula dalam menyikapi pasang surut kisah hidup.Ada banyak alasan mengapa orang-orang lebih suka dengan kata bahagia,meskipun sesungguhnya kata ini tidak dapat mewakili sepenuhnya apa yang dirasakan jiwa dan ruh kita,atau sekedar jasad kita saja.

Bahagia itu indah,walau tidak tepat,tapi tetap saja kata ini dapat mewakili luapan keindahan perasaan kita.Bahagia itu terkadang masalalu,masalalu yang lagi-lagi berkenaan dengan keindahan.Bahagia yang selalu menjadi kerinduan,karena terkadang bahagia itu menjelma menjadi wujud kebersamaan.
Itu artian yang kudapatkan,lalu aku tak punya dari beberapa itu.

Selasa, 01 Desember 2009

Benci

Indonesia,negri kita yang amat kaya raya.Dari segi apapun dan sudut pandang bagaimanapun,tetap takan terlepas dari bahasan kekayaan yang dimiliki.

Mulai dari kekayaan alam,lihatlah bagaimana hijau dan asrinya bumi kita dari sabang sampai marauke.Bukan hanya kekayaan yang hijau,negri kitapun kaya akan kekayaan alam dari gunung-gunung metalnya.Tak ada sejengkal tanahpun dinegri kita yang tak memiliki kandungan kekayaan.Sampai-sampai saking melimpahnya kekayaan kita,negara memberikanya secara cuma-cuma untuk amerika atau negara-negara lainya,sedangkan pribuminya cukup men0nt0n saja atau nguli saja.

Dilihat dari sumber daya manusianya,negri kita kaya dengan orang-orang bodoh(karena kebanyakan orang pintar yang ditelantarkan pemerintah,setuju?),atau orang-orang yang sok pintar yang dengan pede tampil menjanjikan perubahan-perubahan menuju kehidupan negri yang makmur padahal memang pintar(buktinya mereka mampu memakmurkan perutnya dan sanak saudaranya).

Dan dilihat dari keuangan negara,negara kita cukup kaya.Lihat saja bagaimana negara kita memfasilitasi para pejabat pemerintahnya,atau dari utangnya yang semakin menggunung karena mungkin mereka tahu kekayaan negara yang banyaknya sehingga negara mahu berhutang sedapatnya.

Negri kita cukup kaya dan bijaksana,buktinya negara telah menyediakan sekolah-sekolah alam untuk generasi mudanya(sekolah-sekolah alam yang dimaksud adalah bencana alam yang selalu melanda negri ini,sehingga mau tidak mau kita belajar dari alam saja,dan pemerintahpun nampaknya belum juga paham tentang pelajaran berharga yang mengorbankan nyawa ini.
Lihatlah ibu kota,pemerintah sangat tanggap dengan sekolah alam jakarta(banjir),buktinya mereka selalu bersiap-siap untuk penanggulangan-penanggulanganya(kenapa tak mencoba pencegahan-pencegahanya?).
Negri kita memang kaya dan bijaksana,jadi sudah sepatutnyalah kita berusaha untuk merubahnya menjadi negri yang makmur dan bermartabat.

Senin, 30 November 2009

INDONESIAKU...

INDONESIAKU tercinta...
gizi buruk diderita,,,
hak asasi tersita,,,
kelaparan selalu terasa,,,
bencana terbagi rata,,,
pengangguran dimana-mana,,,
tuan tanahnya bukan si bangsa,,,
rakyat cuma babunya,,,
semua rebutan singgasana,,,
hukum masih dan terus disewa,,,
tak habis-habis sengsara,,,
3 ons daging stahun sekali saja...
pun nyawa taruhanya,
si kaya,,,makin berjaya,
miskin,,,tertindas saja,
keadilanya pilih siapa?
pintar milik sikaya,
yang miskin,pintarnya ngamen saja,
presidenya...
kemana???
katanya BISA!!!
bisa apa???
memang saya huga tak bisa,
memang bukan kemampuan saya,,,
makanya saya tak berharap mendudukinya,
saya cuman bisa merasa,,
karena saya cuman rakyat biasa,
jangan hkum saya karena berkata-kata,,,

Jumat, 27 November 2009

lebaran aji,,,

pernah ngimpi begimane ye,,,ampe aye kaye begini???
(kemaren):besok harusnya bahagia, muslim sedunia sedang berbahagia, semua sedang euporia sama ieduL adha. teman-temanpun sudah banyak yang kabur dari pak-bu dosen demi kumpul keluarga dirumah(atau pacar dirumah?? hah, whatever mereka pulang buat siapa, the important thing that they are pulang), hari ini cuma tinggal mata kuliah PKn(pun banyak yang absent_sudah pada mudik). bingung tak tahu harus ngapain dan bagaimana(sok puitis menurutku), teman asal Tangerangpun (Ubang;maaf nama samaran, kapan-kapan bisa di edit lagi) niat tak balik keTangerang(duh,,seneng ada teman sepenanggungan :)
siang jam sebeLas, tidur paling menyengkan setelah kuliah yang dingin(kuliah dingin???? mang diaer???)
lagi nikmatnya tidur,, si Ubang telpon katanya mau balik jam tiga ntar(mau minta anter beli tiket),,,
"La,anterin beLi ticket pesawat,maw baLik jam 3 sore"t0 the p0int
"what???PuLang???" tanyaku kaget dari tidur
"iah,luw kesini d0ng" pintanya
"iah" jawabku sambil matiin sambungan.
ya Tuhan,,,berubah males nih, udah ketebak bakal jadi kaya apa lebaranku disini.
udah kan guw ke kos Ubang
"bang, bener Luw mau baLik??"
"ie,, tadi mama and temen-temen pada telpon suruh balik gitu,,,??"
"yah,,alamat guw merana sendiri"
"huhuhu,,,jangn sedih yah bang"
"gag sedih gimana, luw yang maren bilang gag balik sekarang malah mau balik,guw juja jadi sedih pengen balik..."
"ya udah,,,jangan sedih, kita ke mall yuk"
"gag mau,,,"jawabku
"terus maunya apa?" dia nanya lagi
"mau pulang,,," jawabku sok manja (jiji banget sebenernya ngomang pake gaya begituan)
"udahlah,,,ayo ke mall aja" bujuk dia

biar dalam keadaan sebel karena gak bisa balik, tetep aja jalani hidup yang udah ada(apa maksudnya yah??? gag jelas banget,,,)
jam 5.30 sore, baru jalan kemall.
turun dari angkot, gerimis masih mengundang(lagu sapa noy?), maksudnye gerimis masih mengundang dingin dibadan nie. turun dari angkot langsung ke rukonya tantenya ubang buat naro barang-barngnya yang mau dia bawa ke Tangerang.
langsung cabut ke mall, tapi,,nyari becak dulu (soalnya lumayan jauh,,,).
karena masih gerimis, becak-becak ntu musti pake semacam plastik (emang plastik sih) transparan yang lumayan lebuar buat nutupin si bacak dan penumpanng khususnya dari terpaan hujan atau gerimis.
wuihh,,,andai didalem becak yang tertutup, dan diiringi irama gerimis dari luar plus dingin yang lumayan berseliweran itu bareng pasangan kita, dijamin jadi kenangan yang ingin terulang (abisnya,,,???hehehe,,jangan ET!!!)

hmm,,,beneran, gag berasa banget kalau besok ntu mau lebaran. abis,,,dimall mana ada itu orang-orang takbiran, mana ada yang jual mbing, sapi, onta, kebo, atau cuma ayam. nah,,,pas keluar mall ntu untung aja ngeliat rombong arak-arakan yang lagi takbiran sambil bawa-bawa obor keliling kota (hmmm,,, jadi inget kampuong halaman tertjinta nih, jadi dikampungku itu kalau malem takbiran, anak-anak pada keliling kampung sambil bawa-bawa obor dan seperangkat bedug dan TOA gak ketinggalan petasan sambil takbiran gitu, nah nanti final destination-nya adalah di kandang kambing-kambing dan sapi-sapi yang besoknya mau dikorbanin, kasian ngeliatnya, pada nangis Lho para calon qurban(maksudnya para mbing dan para sapi), gak percaya??? coba aja tengokin ndiri!!!)

gak sempet lama-lama memandang anak-anak yang lagi takbiran,karena harus nyari becak buat balik,takut kemaleman.

Senin, 23 November 2009

apa???

apa???
selalu tak pernah lepas dari kata-kat yang kan terucap dari bibir kita

Minggu, 22 November 2009

bingung,,,

bingung,,,
akan sistem-sistem yang tak semestinya. kenapa? oh ia,,,kita tahu dan hampir semuanya tahu tentang sistem itu, tapi tak semuanya tahu dan mau tahu serta tidak mau menjalankanya dengan baik.
sebenarnya sistemnya benar,,,
tapi pelakunya yang tak pernah benar atu sekedar mencoba tuk membenarkan yang selama ini menjadi kesalahan.

memang benar saya hanya mencoba menuliskan sesuatu yang saya pikirkan, meski terkadang semuanya tak sempat dan tak sadar bahwa pemikiran itu ada.
aduh,,,saya jadi bingung harus memulai menceritakan pikiran dan renungan itu, karena hal itu memang kesanya sulit dan sangat beraarti atau berbahaya, padahal saya hanya memikirkan bahwasanya ada banyak hal yang saya tidak setuju dengan beberapa hal yang terjadi didunia ini dan khususnya dinegeri tercinta indonesia.

terkadang saya bingung dengan pertanyaan yang berputar-putar di alat pemikiran saya, tentang siapa yang bertanggung jawab atau hanya sekedar maengaku salah dengan masalah penggusuran, bencana alam, kasus bunuh diri, kelaparan, kurang gizi, deases pandemy, deviasi sosial, dan yang lain-lain yang terjadi di negeri ini.

belum lagi masalah moralitas, kriminalitas, humanitas, HAM, dan saudara-saudara yang lainya. manusia adalah subjek sekaligus objek dari kuriositas dan ambisinya. ada orang-orang yang selalu menindas dan bersikap kekerasan, sedang yang lain menjadi yang ditindas dan korban kriminalitas.
sudah dulu,,,
saya bingung mau nulis apa...

Rabu, 11 November 2009

second day,,,, Ummy

oh,,,
hari semakin indah dimata orang-orang yang sedangdimabuk asmara.
lalu untuk mereka yang lagi kehilangan orang tuanya???
yang sedang kehilangan semangat hidup??
apa yang terjadi dengan orang-orang ini??

tak lepas soreku ku pandamgi dengan ujung kerudungku yang kusut dan basah oleh air mataku, air mata penuh harap dan cerita akan dia,,
dia yang tak pernah putus asa, tak pernah putus do'a, tak pernah putus dukungan.

ummy,,,
abby,,,
nanda kangen,,,

matahari hendak beranjak tinggalkan dinda di bumi timur ini, takut gelap tak mampu temani dinda dan hibur dinda dengan hembuskan keharuman jasa-jasa kalian. hatiku takut membiru, tertepar angin malam yang tak henti berhembus, bisiskan kisah-kisah memilukan dan kisah-kisa mencemburukan.

jemariku terus kujalin dan kudekap erat didada,,
berharap tersemat damai tanpamu Umy Aby,
tapi tak bisa,,engkau selalu kurindu,meski terkadang kau kulupa (maaf,,,)
hatiku berkejaran dengan akal dan anganku,,tentang nyatanya dunia ini. aku percaya ada hari terletih dalam hidup, dan aku tak percaya kesusahan ini adalah hal terletih, karenanya ku kan pertahankan rindu ini meski letih ini menggangu, eh,,,kupikir,,,letih iin justru buat ku makin tahu siapa dirimu,,

petaka kan menyetir jiwa-jiwa yang tersambar,,
maka ku harap tak tersambar atau sekedar tersenggol.
aku takmau teratur,aku hanya mau tertata. lalu apa bedanya???
teratur itu diatur-atur, kalau tertata itu rapih dan dan benar,,,
halah mulai nglantur nih,,,

tolooong....

Senin, 09 November 2009

starting pusing

wuih,,,,
debu mengepul, asep berterbangan, knalpot yang tak henti berdesing, orang-orang yang hiruk pikuk dan jarang bertoleransi semuanya beramai-ramai menghampiri otaku. sesak sekali melihat semua itu dihadapanku dan tak kunjung beranjak. Ya Tuhan,,,,sematkan cinta-Mu dalam-dalam kedalam hatiku,,,
aku tak bisa pastikan akan tetap bertahan jika seperti ini selamanya. tapi setidaknya, jika aku punya cinta-Mu, aku yakin takan sejauh komet melesat sesatku.

bilapun ramai-ramai orang heboh membicarakan tentang kiamat-Mu yang katanya akan datang da tahun 2012 itu, aku tak peduli, karena aku percaya pada-Mu bahwasanya Engkau masih memiliki cinta dan kasih buat umat-Mu yang masih berenang dalam kemaksiataan dan dosa ini. Engkau masih menyimpan harapan akan kepulanganku dengan wajah ceria pada-Mu.

seperti bintang komet yang melesat jauh lebih cepat dibanding dengan jet-jet yang mereka ciptakan, hatiku terbakar cepat manakala ada yang menyebut bahwa Engkau ini tak ada. tapi aku masih mempertanyakan juga pada diriku sendiri, kenapa aku masih begitu jauh dari pandai mengungkap amarhku itu.

layaknya jantung yangn terus berdenyut, dan alirkan darah lewat pembuluh-pembuluh keseluruh tubuh. Engkau selalu kusebut kala ku merasa tersiksa di dunia, tapi seringnya ku lupa kala aku tertawa. aku lupa bahwa semua itu Kau yang cipta.

Pengikut